CORONA SENJATA BIOLOGIS ???
Virus 2019 Novel
Coronavirus (2019-nCoV) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah
jenis baru dari coronavirus yang
menular ke manusia. Virus ini menyerang sistem pernafasan manusia dengan sangat
cepat. Virus ini menyebabkan infeksi ringan, seperti flu namun juga bisa
menyebabkan infeksi pernafasan yang berat. Gejala yang ditimbulkan antara lain
pilek, batuk, nyeri tenggorokan, dan disertai dengan adanya demam.
Virus
Corona sekarang sedang trending di jagat sosial media. Virus yang disinyalir
berasal dari binatang liar inipun sontak mengejutkan publik. Ratusan bahkan
ribuan orang diduga terinfeksi Virus ini dalam kurun waktu yang relatif
singkat. Otoritas kesehatan China mengumumkan lebih dari 1000 tenga medis
didiagnosis menderita penyakit karena virus corona ini.
Selain tenaga medis, virus ini juga
menyerang warga sipil tanpa pandang bulu. Virus ini di duga pertama kali di
temukan di China, dikarenakan China memiliki budaya memakan binatang liar tanpa
mengolahnya dengan baik dan karena padatnya penduduk juga menambah mudah nya
penyebaran virus tersebut.
Lebih dari 55 negara telah
mengumumkan adanya penyebaran virus corona ini di negara mereka. Banyak
masyarakat yang berspekulasi tentang virus ini, ada yang menyatakn virus ini
adalah virus yang tidak sengaja terlepas dari pusat penelitian di wuhan,China.
Ada juga yang berspekulasi bahwa virus ini termasuk senjata biologis pemusnah
umat manusia, di karenakan virus ini menjangkit manusia dengan sangat cepat
serta dapat membunuh manusia dengan mudah. Spekulasi ini dibuat karena pada
kenyataanya bumi ini telah penuh dengan manusia dimana bumi juga memiliki usia
yang relatif tua.
Virus ini hampir sama hebohnya
dengan virus ebola yang melanda afrika. Virus ini pun juga dikaitkan dengan MERS yang juga berasal dari china. China
dikabarkan juga memiliki laboratorium yang digunakan untuk membuat virus
ataupun vaksin dari sebuah penyakit. Mungkin jika memang benar virus ini
digunakan untuk senjata biologis maka kemungkinan besar adalah ini konspirasi
dari organisasi gelap, atau upaya pemerintah untuk mengurangi populasi
penduduk??? Kita lihat saja apakah vaksinnya segera ditemukan atau tidak apa
virus ini akan mengambil korban jiwa lebih banyak???
Artikel yang menyajikan informasi yang menarik👍
BalasHapus