Kelelawar Menjadi “Kambing Hitam” Corona?
Virus Corona merupakan virus yang
jenisnya hampir mirip dengan virus yang ada di Timur Tengah atau yang disebut
juga MERS. Penyebaran virus ini terdapat banyak versi. Ada yang menyebutkan
virus ini menyebar karena di Provinsi Wuhan Cina terdapat pasar yang menjual
berbagai jenis hewan, salah satunya adalah kelelawar.
Banyak orang beranggapan
bahwa kelelawar yang menyebabkan virus ini menyebar karena di pasar hewan ini
kebersihannya kurang. Ditambah lagi pada saat itu musim semi di Cina oleh
karena itu virus dari kelelawar mudah masuk ke tubuh manusia.
Satu teori yang menyatakan bahwa mekanisme terbang
semua kelelawar untuk mengembangkan mekanisme yang dilindungi mereka dari
virus. Terbang meningkatkan metabolisme dan suhu tubuh kelelawar, mirip dengan
demam pada manusia dan mamalia lainnya, dan para ilmuwan mengatakan pada skala
evolusi, ini dapat meningkatkan system kekebalan kelelawar dan membuatnya lebih
toleran terhadap virus. Oleh karena itu WHO sebagai organisasi PBB menyatakan
pada awal Januari 2020 virus corona termasuk dalam kategori wabah darurat . Dan WHO juga menghimbau kepada segala aspek untuk saling menjaga satu sama lain utamanya
pada hal kesehatan.
Komentar
Posting Komentar