UTS- Disinfektan Tak Efektif Lindungi Manusia dari Covid-19



           
         
             Virus Corona atau disebut juga Covid-19 kini menjadi rutinitas berita yang tersaji di berbagai media di seluruh penjuru dunia. Virus ini viral pada awal tahun 2020 ketika itu virus corona pertama ditemukan di Pasar Grosir Makanan Laut Huanan, Wuhan, Cina. Virus tersebut sampai saat ini virus tersebut sudah menelan ribuan korban jiwa. Banyak cara  penanggulangan untuk mencegah dari terinfeksi virus tersebut. Salah satunya dengan penyemprotan cairan disinfektan.

            Pada awal viral virus tersebut muncul, cairan disinfektan menjadi salah satu cara untuk penanggulangan virus corona atau Covid-19 yang cukup efektif. Dan disinfektan ini sudah diaplikasikan di berbagai tempat terutama di tempat umum. Akan tetapi, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisamito mengatakan, cairan disinfektan kurang efektif melindungi manusia dari virus corona. Sebab , cairan disinfektan hanya ampuh menghilangkan mikroorganisme yang menempel pada benda mati sedangkan, virus corona dapat menular bukan hanya melalui benda-benda mati akan tetapi dapat menular lewat manusia.

            Adapun cairan disinfektan sebaiknya tidak disemprotkan ke tubuh manusia. Sebab, hal itu dapat merusak kulit dan membahayakan mulut serta mata. Selain itu, penggunaan cairan disinfektan pada tempat umum juga mesti memperhatikan komposisi bahan. Penggunaan cairan disinfektan secara berlebihan daapat membahayakan kesehatan manusia. Tidak hanya disinfektan, Wiku Adismito juga menuturkan bahwa, fogging juga dapat menimbulkan iritasi kulit, bahkan mengganggu pernapasan pada manusia.  

Komentar

Postingan Populer