UTS- Tarian Asli Bojonegoro Turut Memeriahkan Upacara HUT RI di Istana Negara
Tarian Asli Bojonegoro Turut Memeriahkan Upacara HUT RI di Istana Negara
Siapa yang belum tau tari thengul ?, ya tarian yang turut memeriahkan upacara HUT RI di Istana Negara yang ke 74 tersebut merupakan tarian asli dari Bojonegoro. Masuknya Tari Thengul dalam jajaran tampilan yang di tampilkan di Istana Negara bukan tanpa alasan. Sebelumnya pada 14 juli 2019 Tari Thengul telah memecahkan rekor muri dengan 2019 penari Tari Thengul, kegiatan tersebut di laksanakan di rest area jembatan Sosrodilogo yang membentang di atas sungai bengawan solo. Tari Thengul biasa di bawakan oleh 7 orang penari perempuan, namun saat tampil di Istana Negara dibawakan oleh 246 penari yang telah mengikuti seleksi dari ribuan peserta. Sebelum tampil di Istana Negara para penari yang berjumlah 246 orang tersebut di berikan karantina selama beberapa hari untuk persiapan dan pemantapan gerakan yang bertempat di alun-alun kota Bojonegoro.
Tari Thengul merupakan tarian asli bojonegoro yang di bawakan secara komedi, tarian tersebut menggambarkan wayang thengul yang di peragakan oleh manusia penuh dengan ekspresi senyum yang mewakili keakraban sebuah hubungan sosial. Tari Thengul sendiri di ciptakan pada tahun 1991 oleh Joko Santoso yang pada saat itu di tugasi oleh pemkab Bojonegoro untuk mebuat sebuah karya tari untuk event festival tari daerah dalam pekan budaya dan wisata provinsi Jawa Timur, dan terciptalah Tari Thengul tersebut dan menjadi salah satu kategori penampilan terbaik Festival Tari Daerah.
Tari thengul biasa di bawakan oleh 7 orang penari untuk riasan nya sendiri penari di rias dengan bedak warna putih yang tebal dan di gambar garis hitam pada rambut alis dan mata serta menggunakan lipstick merah, pada bagian kepala penari menggunkan konde berbentuk boneka wayang thengul yang menjadi ciri khasnya, untuk pakaiannya sendiri menggunakan kostum seperti kemben untuk bagian atas, dan bagian bawahnya menggunakan kain panjang bercorak bledak.
Menurut salah satu narasumber yang ikut tampil di istana Negara ia merasa senang dan turut bangga karena bisa mewakili Bojonegoro untuk membawakan Tari Thengul di istana Negara dan di lihat oleh seluruh Indonesia. Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah mengatakan rasa bangga serta mengapresiasi atas proses dan upaya yang telah di lakukan oleh pemerintah bersama masyarakat Bojonegoro.
Sudah menjadi tugas kita para generasi muda serta seluruh lapisan masyarakat untuk melestarikan Tari Thengul tari asli dari Bojonegoro tersebut. Karena dari data survey di masyarakat pun masih banyak yang belum mengetahui Tari Thengul. Bila kita generasi muda dan seluruh lapisan masyarakat mau melestarikan dan mengenalkannya, Tari Thengul bisa saja terkenal sampai ke manca Negara. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan Tari Thengul tersebut.
(Referensi = m.merdeka.com , blogkulo.com )
Tari Thengul merupakan tarian asli bojonegoro yang di bawakan secara komedi, tarian tersebut menggambarkan wayang thengul yang di peragakan oleh manusia penuh dengan ekspresi senyum yang mewakili keakraban sebuah hubungan sosial. Tari Thengul sendiri di ciptakan pada tahun 1991 oleh Joko Santoso yang pada saat itu di tugasi oleh pemkab Bojonegoro untuk mebuat sebuah karya tari untuk event festival tari daerah dalam pekan budaya dan wisata provinsi Jawa Timur, dan terciptalah Tari Thengul tersebut dan menjadi salah satu kategori penampilan terbaik Festival Tari Daerah.
Tari thengul biasa di bawakan oleh 7 orang penari untuk riasan nya sendiri penari di rias dengan bedak warna putih yang tebal dan di gambar garis hitam pada rambut alis dan mata serta menggunakan lipstick merah, pada bagian kepala penari menggunkan konde berbentuk boneka wayang thengul yang menjadi ciri khasnya, untuk pakaiannya sendiri menggunakan kostum seperti kemben untuk bagian atas, dan bagian bawahnya menggunakan kain panjang bercorak bledak.
Menurut salah satu narasumber yang ikut tampil di istana Negara ia merasa senang dan turut bangga karena bisa mewakili Bojonegoro untuk membawakan Tari Thengul di istana Negara dan di lihat oleh seluruh Indonesia. Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah mengatakan rasa bangga serta mengapresiasi atas proses dan upaya yang telah di lakukan oleh pemerintah bersama masyarakat Bojonegoro.
Sudah menjadi tugas kita para generasi muda serta seluruh lapisan masyarakat untuk melestarikan Tari Thengul tari asli dari Bojonegoro tersebut. Karena dari data survey di masyarakat pun masih banyak yang belum mengetahui Tari Thengul. Bila kita generasi muda dan seluruh lapisan masyarakat mau melestarikan dan mengenalkannya, Tari Thengul bisa saja terkenal sampai ke manca Negara. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan Tari Thengul tersebut.
(Referensi = m.merdeka.com , blogkulo.com )
Komentar
Posting Komentar