UTS-UPAYA PEMERINTAH UNTUK MENEKAN JUMLAH COVID-19


UPAYA PEMERINTAH UNTUK MENEKAN JUMLAH COVID-19

Covid-19 telah menyebar begitu cepat, Virus ini telah menyebar hampir disetiap negara penjuru dunia dan meresahkan manyarakat didalamnya, keberadaanya  mengganggu aktivitas sehari-hari dan menguragi interaksi dalam kehidupan bersosial.
Indonesia sendiri menjadi salah satu negara yang terkena imbas dari adanya Covid-19. Para ODP, PDP serta pasien meninggal kian hari kian meningkat, hingga banyak para anggota medis yang membuat beberapa foto dengan kostum khusus saat menangani pasien dengan membawa kertas bertuliskan “Kami disini untuk kalian, kalian dirumah saja untuk kami”, betapa keras perjuangan yang telah dilakuakan oleh  pihak anggota medis, hingga 9 Dokter gugur karena tertular Covid-19 dari pasien yang ditangani, hingga serangan jantung akibat kelelahan, ketersediaan APD untuk para medispun sangat kurang, hingga terdapat anggota medis yang menggunakan jas hujan karena ketidaktersediaan APD.
Berbagai upaya telah dilakukan guna mengurangi atau meminimalisir penyebaran Covid-19, dari pengalihan kegiatan belajar mengajar menjadi mode Daring (Dalam Jaringan), penutupan tempat ibadah bahkan minngu-minggu terakhir ini shalat jumat sudah tidak dilaksanakan, cuci tangan menggunakan sabun dengan sering, menghindari kegiatan yang bersifat berkerumun dengan orang banyak. Semua dilakukan demi kenyamanan bersama.
Pemerintah juga luncurkan berbagai peraturan seperti larangan keluar masuk antar kota, hingga larangan untuk tidak mudik pada lebaran idul fitri tahun 1441 H, walaupun peraturan mudik ini belum resmi disetujui oleh Bapak Presiden. Pemerintah daerahpun mendukung peraturan yang sudah diluncurkan, sebagian pemerintah daerah juga membuat peraturan sendiri sepaerti yang dilakukan pemerintah Bojonegoro untuk mengkarangtina bagi pendatang baru yang masuk ke wilayah Bojonegoro selama 2 minggu, di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem yang merupakan salah satu desa di wilayah Bojonegoro juga luncurkan peraturan untuk koperasi simpan pinjam, bank harian ataupun deptcollector dilarang memasuki Desa Bandungrejo hingga kondisi sudah kondusif dan untuk warung kopi hanya diperbolehkan buka sampai jam 9 malam, di beberapa  kecamatan lain juga laksanakan razia pada acara resepsi/kondangan, dan pada pelatihan sepak bola pada daerah daerah pedesaan yang umumnya dilaksanakan pada sore hari.
Cegah Corona, Jubir Presiden: Ada 1.731 Kali Pembubaran Massa ...


















Disamping upaya-upaya yang telah dilaksanakan, dukungan dari masyarakat yang kurang sehingga menyebabkan kurang maksimalnya hasil yang dicapai, seperti para kalangan anak muda yang masih berkeliaran jalan-jalan keluar dan adanya kegiatan kondangan yang memicu banyaknya kerumunan antar manusia, hendaknya kita semua mendukung peraturan yang ada guna kenyamanan bersama dan agar berkurang jumlah ODP, PDP serta korban meninggal.

Komentar

Postingan Populer