Cerpen - Kisah Pilu Si Penabuh Kendang


KISAH PILU SI PENABUH KENDANG


Cerpen Bagus Rizki Kurniawan (Cepu, 22 April 2020)

         Musik Dangdut (Koplo) saat ini sangat populer di era millennial seperti sekarang ini. Setiap harinya musik dangdut selalu mengeluarkan lagu lagu terbarunya. Tak heran suara yang mengiringi music tersebut yang memikat hati merupakan tabuhan kendang (ketipung) bersama dengan instrument musik yang mendampinginya.

         Perkenalkan namaku Bagus Rizki Kurniawan biasa dipanggil Bagus, Baris, Awan dan Rawon. Begitulah teman temanku menyapa namaku. Hari itu pada tahun 2018 saat masih duduk dibangku XI SMK, Temanku memutar lagu yang berjudul Ditinggal Rabi yang dinyanyikan oleh Via Vallen. Perlahan lahan kudengarkan lagu tersebut dan tiba tiba membuatku menyukainya yang membuatku menyukainya ialah tabuhan kendangnya . Lalu, pada saat pulang sekolah. Aku meminjam handphone ibuku untuk mendengarkan musik.  Kemudian, ku unduh lagu yang berjudul ditinggal rabi di google. Aku seorang diri mendengarkan lagu tersebut dan membuat diriku gembira. Karena, tabuhan kendang yang dimainkan sangat enak didengar yang dinyanyikan oleh Via Vallen. dan kuputar berulang ulang tanpa ada rasa bosan dikepalaku. Setelah beberapa hari kemudian. Aku kecanduan lagu dangdut. Tapi aku tidak kecanduan pada penyanyinya. Melainkan, tabuhan kendangya dan akupun memutuskan untuk membeli kendang untuk belajar memainkannya. Aku mencoba meminta uang kepada ibuku dan menceritakan apa yang telah membuatku pikiranku tidak tenang selama ini.

“Mah, aku pengen belajar nggendang. Tapi aku boleh nggak. Meminta beberapa uang untuk membelinya?”. Aku bertanya kepada ibuku
“Iya le, berapa harganya. Nanti ibu beri”. Ibuku menjawab
“Kurang tahu ma, aku belum tahu harganya, Nanti kucoba untuk mencari tahu berapa harganya disosial media. Barangkali ada yang jual”. Jawabku

     Setelah ku bercerita pada ibuku, aku mencoba mencari kendang di facebook. Siapa tahu ada yang mempost (menjualnya).

       Tak lama kemudian aku menemukan penjualnya dan harganya 150rb. Kemudian, kutunjukkan pada ibuku apakah bersedia memberiku uang atau tidak. Tetapi dipikiranku aku merasa kasihan pada ibuku. Didalam hatiku berkata,

“Masa sih, aku harus meminta uang sebanyak ini pada ibuku, untuk membahagiakan diriku sendiri. Tapi, mau bagaimana lagi. Aku ingin sekali bermain kendang. Dan aku yakin bisa memainkannya. Aku juga yakin bahwa kedepannya akan membuat ibuku bahagia karena ulahku ini. Di keluargaku belum ada sebelumnya yang bisa bermain alat music. Hanya adikku seorang, tetapi dia bermain alat music ukulele” .

Lalu, ibuku menyetujuinya dan berkata
 “Iya le, nggak papa. Uang 150rb uang kecil le. Ini uange, cepat kau beli kendangnya. Keburu orang lain yang beli”. Jawab ibuku
 “Nggeh mah, maturnuwun. Semoga berkah ”. Jawabku
Akhirnya dengan uang 150rb aku membeli kendang. Kendang telah kudapatkan, kemudian aku mencoba memainkannya. Ternyata susah. Kendang kumainkan suara tidak terkendalikan wkwk.

“Suaranya tidak keluar ginii”  didalam hatiku dengan sedikit tertawa
Lalu kubuka youtube untuk mencari cara bermain kendang untuk pemula. Setelah itu kupraktikkan bermain. Akhirnya suaranya bisa keluar walau dengan kondisi jari kedua tanganku masih kaku.

    Hari demi hari berkelanjutan. Aku belajar untuk melamaskan jariku dengan menabuh kendang. Secara bersamaan kumainkan dengan mendengarkan music dangdut yang kusukai. Namun, aku masih belum handal memainkannya. Akhirnya aku beristirahat sejenak untuk merefresh pikiranku. Lalu, aku tertidur pulas. Pada saat bangun, aku melihat kendang ku berlubang. Sesaat dipikiranku aku bingung. Ternyata kendang tersebut telah dimainkan oleh adikku. Kendangku sobek, aku pun sedih. Tetapi tidak keluar airmataa wkwk.  Aku pun menaseti adikku yang belum tahu apa apa tentang cara memainkannya. Namun, aku tidak berputus asa. Ku gunakan waktuku tanpa kendang untuk melihat cara bermain kendang lagi untuk melemaskan jari tanganku dengan menabuh kedua pahaku yang kuanggap kendangku disetiap aku ingin bermain. Dengan mengunduh video dari youtube hingga nanti kendangku dapat kumainkan lagi.

       Setelah kejadian itu aku berhenti bermain untuk beberapa bulan kedepan hingga tiba pada hari raya idul fitri dimana hari tersebut aku mendapat rejeki dari beberapa orang disekitarku dan saudara dari ibu dan bapakku. Didalam hatiku berkata,

“Alhamdulillah, dapat rezeki. Ini bisa kugunakan untuk memperbaiki kendangku, aku bingung dimana tempat service kendang didaerahku ini. Baiklah akan kucoba untuk memperbaiki sendiri dengan melihat video dari youtube”

      Kendang ku perbaiki sendiri dimana yang sobek tersebut  kuganti dengan mika kendang. dan akhirnya kendang bisa kugunakan lagi. Hatiku sangat senang. Akupun beraksi lagi untuk memainkan kendangku. Dengan video yang telah kuunduh sebelumnya. Kupraktikkan apa yang telah kulihat pada video tersebut. Kemudian, orangtuaku kaget terheran heran.

“Kok bisa le, enak tenan. sama seperti didalam video itu”. Ucap Bapakku terheran heran
“Nggeh Pak, Alhamdulillah.. aku bisa main music sekarang. Dikeluarga ini sebelumnya belum ada yang bisa bermain ini. Aku adalah orang pertama yang bisa bermain alat musik tabuhan seperti ini”. Jawabku

     Lalu, tak lama kemudian. Teman temanku mengetahui aku bisa bermain kendang. dan mereka mengajakku untuk bermain bersama. Untuk mengisi waktu luang dengan bermain musik.

   Pada suatu hari, aku diajak temanku untuk nongkrong di alun alun kota. Tetapi pada saat itu alun alun ramai. Kemudian, dengan kesepakatan bersama. Akhirnya, ku ajak bermain dirumahku. Tepatnya didepan rumah (trotoar).

“Ayo, nanti malam ke alun alun main musik”. Temanku bertanya kepadaku
“Oke, nanti kusiapkan alatnya. Bar isya gass yooo..” dengan nada tertawa aku menjawabnya. Aku sangat senang ada yang mengajakku bermain musik. Aku ingin membuat orang disekitarku menyukai cara bermainku.

Setelah sampai dialun alun. Alun alun terlihat ramai orang yang berkunjung. Akupun berdiskusi dengan temanku

“Kok ramen gini,.” ucap salah satu temanku
“Iyo ki, gimana enake .. hmm..” jawab temanku
“Gimana kalau bermain dirumahku. Nanti pas bermain kita bisa sambil ngelirik cewek sama ngopi. Nanti kubuatkan”. Jawabku
“Okenoo ayok gass.” Jawab temanku

    Sesampainya dirumah, aku dan temanku langsung menghangatkan suasana malam yang dingin dengan bermain music dan meminum secangkir kopi. Perlahan perlahan tidak terasa kami bermain hingga larut malam. Tepatnya pukul 22.30 WIB. Akhirnya kami putuskan untuk berhenti dan istirahat. Temanku pulang satu persatu.

“Ayo, pulang dulu broo.. besok lagi kita latihan cover lagu” sambal bersalaman.
“Oke Terima kasih telah mengajakku bermain. Semoga Berkah..” Jawabku

       Setelah kegiatan itu, aku selalu berlatih bermain kendang. Hingga aku lumayan mahir memainkannya. Sampai aku tidak pernah keluar rumah. Karena, jika aku jenuh dengan tugas yang diberikan guru. Pelampiasanku hanya pada kendang yang dibelikan ibuku ini dan telah ku ubah dengan kekreatifitasku. Aku sangat menyayangi kendangku ini seperti aku menyayangi ibuku dan bapakku. Mereka tidak menyangka jika anaknya bisa bermain musik dengan alat kendang dan sebelumnya tidak ada yang mengajariku untuk bermain ini, aku belajar dari youtube. Berbagai sumber kupelajari hingga kutemukan sebuah channel dan kini channel tersebut menjadi idolaku. Beliau merupakan pencetus variasi dangdut koplo yang menambahkan kekreatifitas dalam bermain. Aku terpukau dan disetiap videonya yang diunggah dan ku unduh satu persatu untuk kupelajari. Hingga saat ini aku bisa menirukan variasinya. Namun, tidak semua aku bisa mempelajarinya. Hanya beberapa cuplikan saja. Aku sangat senang karena bisa mempelajari suatu ilmu yang bisa kugunakan untuk menghibur orang disekitarku. Dengan suara tabuhan yang kumainkan. Orang disekitarku yang melihatku, langsung njoget dengan senangnya 

         Pada Saat itu aku berencana untuk membuat channel youtube yang akan kuisi dengan cover lagu dangdut koplo versiku. Banyak teman temanku menyarankan ku untuk membuat channel Youtube agar video main kendang ku dapat di lihat banyak orang diluar sana.
      
       Alhamdulillah, sekarang aku mempunyai channel Youtube. Aku sebelumnya tidak mengerti dengan Youtube. SUBSCRIBER baru sedikit sekitar 10 subscriber dan video yang ku unggah baru satu. Aku masih kebingungan dengan edit videonya. Karena, grafik video yang telah ku edit masih belum sempurna. Maklum lah yaa.. namanya juga pemula wkwk. Aku yakin kedepannya Video yang ku unggah akan banyak dilihat oleh orang diluar sana. Aku akan berusaha dengan cara yang kumiliki ini sendiri. Ibarat di Anime Naruto "Iniĺah Jalan Ninjaku" begitulah Naruto mengucapkannya agar diakui banyak orang karena kemauan kuatnya untuk menjadi HOKAGE melindungi desa Konoha. Wkwk... tiba tiba ke Naruto.. nggak papa.. banyak kisah positif (pelajaran positif dari Anime Naruto) bahwa kita harus bekerja keras dan berjuang untuk impian yang kita harus gapai). Tapi, kalau aku.. Channel Youtube ini hanyalah hiburan untukku dan orang disekitar ku bahwa kita itu harus butuh hiburan wkwk.. 


NAMA : BAGUS RIZKI KURNIAWAN
NIM : 191420324
KELAS : PEPC C BESAR

Komentar