PUISI- Keabstrakan Angan
KEABSTRAKAN ANGAN
Oleh : M. Nur Insan Kamil
Hanyalah seorang insan
dengan sejuta bintang di hati
Tarian lincah ajri
jemari ciptakan melodi kata nan merdu
Berselimut dinginnya
malam yang kian menghangatkan
Seuntai kata hangat
semerbak dalam benak
Ciptakan aroma sejuk
bak bunga mawar
Tangoklah disana...
Wanita kurus nan mempesona menatap jalanan
Yang kian sepi tergerus oleh derasnya waktu
Sayup mata kian nampak
Ditemani secangkir kopi yang kuseduh
Detik demi detik, elok wajahnya tak lekang oleh
waktu
Rembesan air mata tak lagi terbendung
Membasahi jalanan malam
Angan kian menepi,
hujan tangis tak kunjung reda
Kulihat diri ini
bersimbah darah
Memeluk wanita nan
cantik itu
Dia telah pergi dalam
pelukan hangat
Sang maestro nada
Komentar
Posting Komentar